Metode Pendidikan Bagi Siswa-Siswi Nakal

7 Jun

Pada dasarnya tidak ada anak yang nakal, yang membuat dia nakal disebabkan oleh banyak faktor seperti perlakuan orang tua terhadap anak, pengaruh lingkungan serta metode pendidikan yang diberikan kepada mereka yang tidak tepat. Anak-anak bukanlah orang dewasa yang berbadan kecil, tetapi anak–anak tetaplah ia anak-anak disertai dengan sikap kekanak-kanakannya. Begitu juga dengan remaja, kita juga belum bisa menuntup mereka untuk bersikap seperti orang dewasa seutuhnya. Remaja adalah manusia yang sedang mengalami masa transisi, yakni orang yang sedang menglami kegoncangan jiwa. Mereka memiliki keinginan yang sendiri dan mempunyai dunia yang sendiri pula, jadi tidak dapat kita mengatakan mereka nakal bila mereka melakukan apa yang disukainya. Tetapi mereka perlu diarahkan kepada hal-hal yang positif. Hal ini tentunya dilakukan oleh orang tua, guru di sekolah, serta lingkungan.
Seorang pendidik harus dapat mengerti kondisi seorang anak, bila sudah mengenal kondisi mereka maka kita akan mudah untuk mengajak mereka ke arah yang positif. Ini tentunya perlu pendekatan psikologis kepada mereka. Dalam mendidik remaja atau siswa maka seorang pendidik hendaknya dapat masuk kedalam dunia remaja tersebut, bila tidak pendidik akan mengalami kesulitan dalam mengajak anak didiknya.

Dalam mendidik hendaknya konsisten dalam melakukan aturan-aturan yang telah ditetapkan, jangan plin-plan dalam mendidik anak. Metode pendidikan bagi siswa yang nakal adalah dengan bersikap tegas terhadap siswa nakal. Dalam mengajari anak kita harus tegas dan disiplin. Jangan terlalu keras dan lunak. Kalau mereka dibiarkan begitu saja bertindak seenaknya maka kita sebagai guru akan disepelekan. Untuk itu hal-hal yang harus dilakukan guru adalah :
1. Jangan pilih kasih terhadap murid kalau salah harus diberi sanksi melihat kesalahan.
2. Tidak boleh main pukul karena ini akan mendidik anak untuk bertindak keras dan tidak baik untuk perkembangan anak.
3. Sanksi yang diberikan anak salah harus sesuai dan jangan memberatkan juga mendidik.
4. Bila nakal atau ramai di kelas harus cepat diberitahukan atau ditenangkan jangan dibiarkan.
5. Anak yang tidak mengerjakan pr jangan dibiarkan saja harus diberikan sanksi tapi jangan memberatkan.
6. Guru harus evaluasi diri dan harus jujur dengan siswa.
7. Jangan memberikan pelajaran yang membuat anak bisa terpengaruh dengan jelek. Harus disesuaikan dengan apa yang dihadapi dan sesuai dengan umurnya.
Semua yang ada di atas itu adalah suatu hal yang perlu diperhatikan guru. Sebenarnya banyak sekali harus diperhatikan. Tetapi semua itu perlu mengerti dan memahami bahwa guru itu harus mendidik siswanya. Jangan dibiarkan siswa itu sendirian. Harus ada perhatian walau itu tidak banyak. Setiap mengajar anak harus diperhatikan apa yang akan disampaikan. Jangan menyampaikan hal-hal yang jelek. Nanti bisa membawa pengaruh jelek terhadap perkembangan siswanya. Beri nasehat yang memberikan motivasi belajarnya. Karena motivasi itu penting untuk menumbuh kembangkan hidupnya dalam mencapai cita-cita. Dalam hal memberikan sanksi harus tegas dan tepat. Jangan sembarangan memberikan sanksi pada anak yang sebenarnya tidak perlu.
Pendidikan itu tidak musti diberikan sanksi bila salah. Kalau memang siswa keterlaluan kekerasan itu juga perlu tetapi jangan sampai menyakiti sampai masuk rumah sakit. Janganlah guru itu menjadi momok dan menakutkan siswa. Harus seperti malaikat selalu menolong mereka dalam memahami pelajaran yang diajarkan. Terutama pelajaran yang sulit. Tak ada yang enak dalam hidup ini kecuali menjadi apa yang diinginkan sejak kecil. Maka keinginan hidup anak jangan dimatikan harus dihidupkan dengan memberikan motivasi diri anak. Maka sebagai guru yang baik itu adalah selalu memberikan :
1. Contoh atau tauladan sebagai anak yang baik bagaimana.
2. Jangan selalu mencerca atau mengolok harus memberikan motivasi yang baik.
3. Pendidikan yang positif dalam hidup anak.
4. Pelajaran yang sesuai diajarkan guru jangan menyembunyikan.
Nasehat tentang segala hal dimasukkan dalam pelajaran kalau itu perlu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: